Membentuk Pemimpin Masa Depan: 51 Siswa SMPN 3 Batam Gembleng Karakter di Batalyon Infanteri Marinir 10/SBY

Sabtu, 22 November 2025 menjadi hari bersejarah bagi 51 siswa-siswi pilihan dari SMP Negeri 3 Batam. Sebanyak 23 peserta laki-laki dan 28 peserta perempuan mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang digelar istimewa. Tidak tanggung-tanggung, LDKS kali ini dilaksanakan langsung di markas prajurit TNI, yakni Batalyon Infanteri Marinir 10/Satria Bhumi Yudha (Yonif Marinir 10/SBY) yang berlokasi di Pulau Setoko, Kecamatan Bulang, Kota Batam. Ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk mengasah jiwa kepemimpinan, disiplin, mental tangguh, serta kerja sama tim melalui pembinaan langsung dari pelatih marinir.

LDKS adalah kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk membentuk karakter, menanamkan jiwa kepemimpinan, disiplin, dan tanggung jawab pada diri siswa, khususnya bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan perwakilan kelas. Di bawah binaan Korps Marinir, pelatihan ini berfokus pada sesi latihan kekompakan dan kerja sama tim, latihan ketangkasan diri melewati berbagai rintangan, dan bahkan latihan bertanggung jawab terhadap makanan. Puncaknya, peserta mendapatkan kesempatan langka untuk menaiki kendaraan tempur andalan Marinir, yaitu Tank Amfibi.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB, dengan para peserta berkumpul di sekolah untuk mengikuti acara pembukaan di ruangan multimedia SMP Negeri 3 Batam. Setelah resmi dibuka, pada pukul 08.30 WIB, 51 peserta didampingi lima guru pembina—Lili Suryani, S.Pd., Azwim Zulliandri, M.Pd., Gr., Riri Firmasari, S.Pd., Fetmawarni, S.Pd., Yunora, S.Pd.,—berangkat menuju Yonif Marinir 10/SBY menggunakan bus.

Kegiatan kolaboratif antara dunia pendidikan dan militer ini terselenggara berkat kerja sama apik antara SMP Negeri 3 Batam dan orang tua siswa dengan Yonif Marinir 10/SBY. Acara pembukaan dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batam, Joni Satria Putra, S.Pd., M.Si.

Dalam sambutannya, Ketua OSIS SMP Negeri 3 Batam Masa Bakti 2025/2026, Arya Bratadikara Tanduklangi, menyampaikan rasa terima kasih.

“Saya sebagai Ketua OSIS mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan luar biasa dari orang tua, Kepala Sekolah Ibu Nyorita, S.Pd., M.M., Ketua Komite Ibu Nina Mellanie, serta bapak ibu guru pembina,” ujar Arya penuh semangat.

“Pelatihan ini adalah cikal bakal kita untuk meraih kesuksesan dan mengasah kepemimpinan diri di masa mendatang. Kami siap ditempa!” Lanjut Arya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua Komite SMP Negeri 3 Batam, Nina Mellanie, B.Bus., M.M.

“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala SMP Negeri 3 Batam, orang tua, dan para guru yang telah memfasilitasi kegiatan bermakna ini,” kata Nina Mellanie.

“Latihan dasar kepemimpinan ini akan memberikan dampak positif yang bagus buat perkembangan karakter anak kita. Saya berharap anak-anak semuanya mengikuti setiap sesi dengan penuh tanggung jawab dan kegembiraan,” lanjutnya.

Selanjutnya, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam yang berhalangan hadir, Kabid Pembinaan SMP, Joni Satria Putra, S.Pd., M.Si., memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

“Ananda semua, ini adalah momen yang sangat bagus buat Ananda. Latihan dasar kepemimpinan ini menjadi pondasi utama bagi Ananda menjadi seorang pemimpin kelak,” kata Joni kepada seluruh peserta.

“Silakan ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Dengarkan perkataan dan instruksi pelatih. Ingat, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Tunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 3 Batam adalah pribadi yang disiplin dan tangguh,” sambungnya.

Rombongan tiba pukul 09.45 dan disambut hangat oleh perwakilan Yonif Marinir 10/SBY, Lettu (Marinir) Supardi, bersama jajaran pelatih. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kesempatan mengikuti pelatihan di markas marinir merupakan pengalaman langka.

“Selamat datang adik-adik peserta dan para pembina dari SMP Negeri 3 Batam di Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha,” sambut Lettu Supardi.

“Adik-adik adalah orang yang paling beruntung yang bisa memasuki Batalyon Infanteri ini. Tidaklah semua siswa seberuntung adik-adik bisa masuk di kawasan ini dan mengikuti pelatihan. Jadi, gunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Ambil ilmu dan pengalaman berharga dari sini sebagai bekal masa depan adik-adik,” pesan Lettu Supardi

Sementara itu, Komandan Batalyon, Letkol (Marinir) Aris Moko, tidak dapat hadir karena sedang bertugas di Papua. Namun, melalui Lettu Supardi, beliau menyampaikan salam hormat kepada para peserta dan pembina SMP Negeri 3 Batam.

Setelah penyambutan dan laporan izin masuk dari Ketua OSIS kepada perwakilan Yonif Marinir 10/SBY, seluruh peserta langsung menjalani pelatihan intensif dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Pelatihan dipimpin oleh Lettu (Marinir) Supardi yang dibantu oleh tim pelatih handal, di antaranya Letda (Marinir) Bintang Pasya, Letda (Marinir) Zulfaizan, Serka (Marinir) Imam Sujoko, Sertu (Marinir) Joko Purnomo, Serda (Marinir) Harifan Elwanda, Praka (Marinir) Yenez Ramadhian, dan Pratu (Marinir) Rozzaq Hanafi.

Salah satu pelatih menekankan pentingnya mentalitas dalam menghadapi tantangan. “Capek, memanglah capek mengikuti ini semua. Namun, lelah itu sebenarnya hanya ilusi. Melalui pelatihan ini, adik-adik diharapkan bisa bertanggung jawab pada diri sendiri, serta mampu memimpin diri sendiri. Jangan menjadi anak yang manja. Tunjukkan kalian itu bisa berdikari. Semangat!”

Meskipun harus melewati medan yang menantang dan menjalani instruksi yang disiplin, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Kegiatan yang berlangsung padat dan menantang tidak menyurutkan semangat para peserta. Athaya Kansa Andika, salah satu peserta, menyampaikan kesan mendalamnya mengenai kegiatan ini.

“Kegiatannya seru dan penuh tantangan. Memang capek, tapi ini bekal yang luar biasa bagi saya. Saya merasa belajar banyak tentang tanggung jawab, kerja sama, dan membangun sikap pantang menyerah. Ini akan jadi kenangan yang sangat berharga,” ucap Ataya.

Hal senada juga disampaikan oleh peserta yang lain, Bagatur. Menurutnya, kegiatan ini merupakan pengalaman nyata bagaimana disiplin dan jiwa kepemimpinan ditempa, bukan hanya diajarkan lewat teori.

“Awalnya saya kira bakal biasa saja, tapi ternyata ini benar-benar seru dan penuh tantangan. Capek, sih, tapi ini bekal yang sangat luar biasa bagi perkembangan diri saya. Disiplin dari Bapak-Bapak Marinir membuat kami sadar arti kekompakan,” kata Bagatur.

Kepala SMP Negeri 3 Batam, Nyorita S.Pd., M.M., yang ditemui terpisah dan tidak bisa mendampingi peserta, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahun untuk memastikan siswa memiliki kesiapan mental dan kepribadian kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan LDKS kolaborasi ini tidak hanya sukses menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan karakter yang kuat, tetapi juga membuka wawasan siswa-siswi SMP Negeri 3 Batam tentang kehidupan dan kedisiplinan prajurit penjaga kedaulatan negara. Pelatihan ini menjadi jembatan penting untuk menyiapkan generasi muda tangguh, berkarakter kuat, dan siap berkontribusi sebagai pemimpin masa depan. Diharapkan, benih-benih kepemimpinan yang ditanam di markas Marinir ini akan tumbuh subur dan membawa mereka meraih kesuksesan di masa yang akan datang.

[Ari@23112025]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *